Posted by: achmadrivainoor | April 11, 2008

Bagaimana Mengelola Hutan Lestari?

Acuan yang dipakai dalam Pengelolaan Hutan Tanaman Lestari (PHTL) dan Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (PHPL) adalah:

1. Standar LEI 5000, system PHTL

2. Pedoman LEI 5000, system PHPL

3. Tropenbos, hierarchical framework for the formulation of SFM standards

4. Guideline for the establishment and sustainable manajemen of planted tropical forest dari ITTO

5. ISO 14000

6. The principle and criteria for forest manajement of forest stewardship councils (FSC).

Pengelolaan hutan dapat dikatakan lestari bila memenuhi 3 kreteria yaitu:

1. Kelestarian produksi , adalah terjaminnya keberlangsungan pemanfaatan hasil hutan dan usahanya.

2. Kelestarian ekologi/lingkungan, adalah salah satu dimensi hasil pengelolaan hutan lestari yang dapat menjamin terpeliharanya fungsi ekosistem beserta komponennya (biotic dan abiotik) dalam jangka panjang.

3. Kelestarian sosial dan budaya, adalah salah satu dimensi hasil pengelolaan hutan lestari yang menjamin kesejahteraan da integrasi social melalui pelaksanaan jaminan akses dan control komuniti terhadap sumberdaya hutan, pengendalian dampak pengusahaan hutan terhadap komuniti, dan hubungan ketenagakerjaan yang harmonis antara unit manajemen dan pekerja.

Pengelolaan hutan lestari akan dapat dicapai melalui serangkaian strategi dan kegiatan manajemen yang tepat (dimensi manajemen).

Dimana dimensi manajemen itu terdiri dari:

1. Syarat keharusan telah terpenuhi, yaitu semua proses atau factor yang harus dipenuhi terlebih dahulu berupa (a) pemantapan kawasan, (b) penataan kawasan, dan (c) pengamanan kawasan

2. Inti kegiatan, yaitu semua proses yang harus dilakukan dalam suatu pengelolaan. Inti kegiatan ini berupa manajemen hutan yang terdiri dari (a) kelola produksi, (b) kelola lingkungan an (c) kelola social.

3. Syarat kecukupan, berupa penataan kelembagaan yang terdiri dari (a) penataan organisasi (b) peninkatan sumberdaya manusia dan (c) manajemen keuangan.

Dengan melakukan serangkaian strategi dan kegiatan manajemen yang tepat seperti diatas, akan dapat diwujudkan pengelolaan hutan lestari dari segi dimensi hasil (outcome).

Yang dimaksud dengan dimensi hasil (outcome) adalah:

1. Kelestarian fungsi produksi, berupa : (a) kelestarian sumberdaya, (b) kelestarian hasil hutan dan (c) kelestarian usaha.

2. Kelestarian fungsi ekologi/lingkungan berupa: (a) kelestarian kualitas lahan dan air dan (b) kelestarian keanekaragaman hayati.

3. Kelestarian fungsi social ekonomi dan budaya berupa : (a) kelestarian akses dan control komuniti, (b) kelestarian integrasi social dan budaya dan (c) kelestarian hubungan tenaga kerja


Responses

  1. mantap,,,, ijin copass yah,,, oh ya follow blog saya yah,,, http://hutan-bangsa.blogspot.com/

    thanks


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: