Posted by: achmadrivainoor | June 29, 2008

PERTUMBUHAN TANAMAN MERANTI (Shorea spp)

DI BAWAH TRUBUSAN AKASIA MANGIUM (Acacia mangium)

DI SEBUHUR, KEC. JORONG, KABUPATEN TANAH LAUT

(Ringkasan)

Tanaman Akasia mangium begitu mudah tumbuh di sembarang lahan kering di Kalimantan Selatan, baik lahan pasca tambang batubara maupun lahan padang alang-alang. Sehingga jenis ini sering dipakai untuk merehabilitasi lahan paca tambang batubara ataupun rehabilitasi lahan kritis yang berupa padang alang-alang. Bila ditebang selektip akan tumbuh trubusan ataupun anakan dari biji yang jatuh di bawah tegakan tersebut.

Tanaman Meranti sifat tumbuhnya termasuk tanaman semi toleran terhadap cahaya matahari, atau dengan perkataan lain, waktu semai tanaman ini butuh naungan lebih kurang 60 % atau butuh intensitas cahaya sekitar 40 %. Setelah pohon meranti dewasa tidak butuh naungan lagi, canopinya biasanya berada pada lapisan paling atas.
Gambar dibawah ini adalah perkembangan tanaman meranti berumur satu tahun.

Dari dua kondisi tersebut diatas penulis melakukan penelitian pendahuluan tentang pertumbuhan tanaman meranti di antara tanaman Akasia mangium tersebut, atau tepatnya penelitian penanaman meranti di areal trubusan Akasia mangium yang berumur 4 tahun.

Jarak tanam meranti yang ditanam 5 x 5 m di bawah trubusan Akasia mangium seluas lebih kurang 0,5 ha di Desa Sebuhur , areal ini milik PT. Inhutani III Unit manajemen HTI Pleihari. Waktu penanaman pada tgl 23 Februari 2007.Dua bulan setelah penanaman dilakukan pemupukan sebagai pupuk dasar dengan NPK mutiara dengan dosis 75 gram setiap anakan meranti tsb. Perlakuan yang diberikan dalam penelitian ini berupa pemberian mikoriza yaitu eksto dan indomikoriza berupa tablet. Pada bulan Februari 2008 dilakukan pengamatan pertama.

Hasil pengamatan: Persentase tumbuh sebesar 61/150 x 100%=40,67%, rata-rata tinggi tanaman meranti setelah satu tahun sebesar 76,85 cm dengan kisaran tinggi dari 31 cm sampai 235 cm. Pertumbuhan meranti dengan tinggi > 100 cm sebesar 25 % sisanya < 100 cm. Dari segi petumbuhan tinggi tanaman meranti perlakuan dengan pemberian ekstomikoriza (42,5 %)lebih baik dari tanpa mikoriza (38,39 %) maupun pemberian dengan indomikoriza (19,11%).


Responses

  1. sy sedang meneliti tanaman akasia. dan saya membutuhkn suatu standard dari tanaman akasia, bik dari media tumbuh serta ukuran pertumbuhan. mohon bantuannya.

    • Media tumbuh tanaman akasia mangium pada lahan kering, bisa lahan yg datar ataupun bergelombang, hampir semua jenis tanah di kalsel mampu tumbuh, kurang baik tumbuhnya pada lahan berbatu-batu dan solum yg tipis. Ukuran pertumbuhan utk kayu pertukangan pada umur 10 tahun produktivitas mencapai 200 m3/ha, dgn diameter rata-rata 30 cm, dengan sumber benih akasia mangium yg unggul bisa diperoleh di Sebuhur/Pleiharai Kalsel punya PT.Inhutani III, harga benih per kg pada tahun 2008 sebesar Rp 3 juta.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: